Instalasi Windows Menggunakan Flash Disk

Sabtu, 12 September 2009

Seperti kita ketahui saat ini telah banyak laptop atau notebook yang berukuran kecil dan tipis. Memang sangat sederhana bentuknya karena simpel dan gampang dibawa kemana-mana karena ringan. Ini sangat berguna sekali bagi orang atau para profesional yang bekerjanya mobile karena tidak perlu berat-berat membawanya. Seiring dengan hal itu, perkembangan viruspun semakin menjadi-jadi. Tidak jarang komputer harus diinstall ulang (tentunya ini "ajian pamungkas" ketika virus sudah merasa betah di komputer kita).

Akan tetapi, permasalahan sekarang adalah bagaimana cara menginstall notebook kecil yang notabane tidak dilengkapi dengan CD/DVD ROM. Kalo kita menggunakan CD/DVD Rom external tentunya akan sangat repot, disamping hargannya mahal. Baru kemudian muncul ide untuk instalasi melalui flash disk. Solusi yang jelas praktis dan murah. Akan tetapi tentunya harus dipastikan bahwa BIOS laptop yang ingin diinstal mendukung booting melalui flash disk, dan nyaris semua produk mendukung hal ini.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah kita tinggal memasukkan flash disk yang berkapasitas lebih dari 1 GB kemudian copy paste file komponen Windows dari CD room lalu kemudian flash disk tersebut dapat menginstal windows pada PC dan laptop/ notebook?? Oooo... tunggu dulu, tidak segampang itu. Flash disk harus diberi system. Nah.. apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana caranya, silahkan ikuti petunjuk berikut :
  1. Anda harus mendownload di bawah ini dulu
- Kemudian sediakan CD program/master Windows XP

2. Setelah download semua kebutuhan di atas, berikut langkah-langkahnya:
- Ekstrak Bootsect.exe, USB_prep8 dan PeToUSB.
- Copy-Paste PeToUSB.exe ke folder USB_prep8.
- Doble klik usb_prep8.cmd yang ada di dalam folder USB_prep8
3. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk
konfirmasi
4. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash diskAnda.

Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda

Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5

Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

Tekan 2 lalu enter. Masukkan huruf yang belum terpakai untuk nama drive di komputer (biasanya c,d,e,f sudah terpakai) untuk virtual drive

Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain

Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Oke! Proses selesai. USB sudah bisa dipakai untuk melakukan instalasi Windows XP. Jangan lupa setup boot manager di BIOS untuk boot dari USB.

Terus ketika instalasi, pilih nomer 2 dulu untuk text mode setup. Proses instalasi seperti instalasi XP biasa. Setelah selesai pilih pilihan nomer 1 untuk melanjutkan instalasi Windows XP.
Tapi jangan dicabut dulu usb sampai proses instalasi selesai.

OK SELAMAT MENCOBA... GOOD LUCK

Read More......

e-Geverment untuk Kemajuan Bangsa

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology / ICT) di dunia telah semakin luas. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan ICT yang tidak terbatas pada bidang perdagangan saja, melainkan juga dalam bidang-bidang lain, seperti bidang pendidikan, bidang pertahanan dan keamanan negara, sosial dan sebagainya. ICT ini dipergunakan karena memiliki berbagai kelebihan yang menguntungkan dibandingkan dengan menggunakan cara tradisional dalam melakukan interaksi. Kelebihan dari ICT ini dapat dilihat dalam hal kecepatan, kemudahan dan biaya yang lebih murah (Setiawati, 2007).


Selain hal tersebut dengan berkembangannya teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap berbagai sisi kehidupan manusia baik sebagai makhluk sosial yang perlu berinteraksi dengan yang lainnya, ataupun sebagai penduduk suatu negara yang membutuhkan pelayanan prima dari stakeholder pemangku kebijakan ketika membutuhkan suatu informasi atau lainnya. Sebagai konsekwensi logis diantaranya saat ini adalah berada dalam arus gencarnya globalisasi dimana tiada batas wilayah dalam memberi ataupun menerima informasi, serta tuntutan perubahan paradigma sistem pemerintahan authoritarian menjadi democratic, centralized menjadi decentralized, closed governance menjadi transparent governance, bureaucratic menjadi public services, centralized menjadi decentralized, top down menjadi bottom up dan lain sebagainya. (Purwadio, 2007). Salah satu sarana peningkatan layanan tersebut adalah melalui pemanfaatan sarana teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem pemerintahan sebagai upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif atau yang lebih dikenal dengan istilah electronic government (e-Government). (Inpres No. 3 Tahun 2003)
Pengembangan e-Government merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. (Mua’rif, 2003). Dalam hal ini pemerintah telah mengeluarkan Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government melalui INPRES No. 3 Tahun 2003 yang merupakan payung bagi seluruh kebijakan teknis operasional di bidang e-Government.
Melalui e-Government inilah pemerintah diupayakan dapat mengoptimasikan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi untuk mengeliminasi sekat-sekat organisasi dan birokrasi, serta membentuk jaringan sistem manajemen dan proses kerja yang memungkinkan lembaga-lembaga pemerintah bekerja secara terpadu (Mua’rif, 2003).

Read More......

Download Video di YouTube Tanpa Software

Selasa, 08 September 2009

Siapa yang tidak kenal YouTube?, ia merupakan sebuah situs web video sharing (berbagi video) populer yang telah berdiri sejak sekitar Februari 2005. Setiap netter yang lagi menjelajah ke situs ini akan dapat memuat, menonton dan berbagi klip video secara gratis. Format yang digunakanoleh video-video di youtube ini biasanya adalah .flv yang secara langsung dapat di putar pada Browser yang memiliki plugin flash player. Jadi dengan secara online dia akan menonton video-video yang disukai atau hasil kiriman dari temannya. Bagi yang memiliki koneksi internet lambat, tentunya ini merupakan suatu masalah ketika setiap waktu untuk meliha lagi.


Walaupun sekarang sudah banyak cara untuk mendownload video dari YouTube, mulai dengan bantuan website lain hingga menggunakan software seperti YouTube Downloader, akan tetapi sekarang ada cara termudah dan teraman adalah Download Lewat Browser. Tidak perlu Browser khusus, cukup Firefox dan Opera mampu untuk digunakan. Berikut sedikit tips yang mungkin bisa bermanfaat untuk mendownload video dari YouTube langsung dari Browser anda tanpa perlu menambahkan Plugin atau software lainnya. Dengan cara yang ini teman-teman akan dapat mendownloadnya sambil menonton videonya secara langsung (biasanya orang yang tidak sabaran, melihat videonya dulu baru mendownloadnya. Selain video di YouTobe, cara seperti ini bisa digunakan juga lho!).

Begini caranya :
1. Buka video YouTube seperti biasa (ato mungkin di situs lain yang ada videonya).
2. Play atau putar video tersebut hingga habis.

CARA DOWNLOAD MELALUI MOZILLA FIREFOX
1. Setelah menjalankan video hingga selesai, sekarang yang perlu anda ketahui adalah lokasi cachenya
2. Ketik about:cache?device=disk pada browser
3. Setelah lokasinya diketahui, maka langsung saja eksplor lokasi tersebut di komputer kita. Contoh : lokasi cache saya adalah C:\Documents and Settings\MUHSI\Local Settings\Application Data\Mozilla\Firefox\Profiles\lo71wv1b.default\Cache
Catatan : Lokasi ini pasti berbeda dengan yang teman-teman temui nanti
4. Setelah itu coba cari pada folder tersebut sebuah file yang memiliki ukuran paling besar (biasanya lebih dari 1000KB), jika sudah ditemukan, edit nama file dengan menekan F2, dan tambah dengan .flv, agar dapat diputar oleh media player kita.
5. Terakhir pindah file tersebut ke folder lain yang aman agar tidak terhapus.

CARA DOWNLOAD MELALUI OPERA
1. Setelah menjalankan video hingga selesai lewat Opera, anda perlu mencari tau lokasi cachenya.
2. Ketik opera:config#UserPrefs|CacheDirectory4 pada browser

3. cara selanjutnya seperti di atas.
4. Ok. Selamat mencoba

Read More......
 
 
 
 
Copyright © MUHSIY'S BLOG